ilustrasi : google
Jurnalisme berasal dari bahasa Perancis
journ yang artinya catatan harian. Sedangkan jurnalistik adalah
kegiatan mencari, mengolah dan menyebarkan informasi melalui media massa. Produk
dari jurnalistik adalah berita,iklan dan opini.
Jurnalistik mulai diperkenalkan pada zaman pemerintahan
Cayus Julius Caesar(100-44SM) di negara romawi. Yaitu dengan cara menyediakan
beberapa papan tulis dilapangan terbuka yang berisikan pengunguman-pengumuman
resmi. Sedangkan di Indonesia, aktifitas jurnalistik mulai pada zaman
penjajahan Belanda kurang lebih pada abad 18 sekitar tahun 1744 dengan surat
kabar pertaman yang bernama Bataviasche nouvelles.
Teknologi berasal dari bahasa Yunani techne yang artinya
keahlian atau cara dan logos yang artinya ilmu pengetahuan. Secara luas dapat
diartikan sebagai keahlian yang di sistematisasi dan di organisi menjadi
pengetahuan yang berguna.
Komunikasi adalah proses penyampaian pesan dari komunikator ke
komunikan. Maka dari itu, onong uchjana effendi mengartikan teknologi
komunikasi sebagai kemampuan teknik berlandaskan ilmu pengetahuan mengenai
proses berlangsungnya komunikasi melalui media massa.
Dengan banyaknya perkembangan teknologi dalam bidang
komunikasi, tentu membuat system komunikasi masyarakat berubah. Begitu pula dalam
bidang jurnalistik. Salah satunya adalah munculnya jurnalistik online. Jurnalistik
online merupakan kegiatan mencari, mengolah dan menyebarkan berita melalui
media online (internet) dalam berupa website.
Dengan adanya juranlisme online, baik penyaji berita maupun
pembaca diberikan kemudahan. Dari pihak penyaji berita, bahan berita lebih
mudah di dapat. Misalnya, ada gempa di luar pulau. Dengan kemudahan yang
terknologi tawarkan, wartawan tidak perlu turun langsung ke tempat gempa.
Meskipun jauh, wartawan bisa memantau atau menghubungi contributor
lapangan setempat untuk melakukan live report melaluli skype. Belum lagi dengan
adanya citizen journalism, warga dengan sukarela mengirimkan videonya untuk
digunakan sebagai bahan berita dan ditampilkan di televisi
.
Sedangkan, dilihat dari sisi pembaca berita kemudahan yang
didapatkan adalah berita bisa lebih cepat di dapatkan. Tidak hanya berita dari
dalam negri, berita dari luar negri juga sangat mudah diakses dengan bantuan
jaringan internet.
Tapi, disamping banyak manfaat yang ditawarkan teknologi
terhadap jurnalisme, ada hal buruk yang mempengaruhi jurnalisme masa kini,
seperti banyaknya hoax atau berita palsu dan rentan nya plagiarism.
Plagiarism menurut
Wikipedia adalah penjiplakan atau pengambilan karangan dan diambil seolah-olah karangan
dan pendapat sendiri. Selain itu, kurangnya ekslusitifitas juga menjadi marak,
karena kebanyakan saling mengutip satu sama lain.
rujukan :
- Jurnalistik Indonesia, A.Haris Sumadiria, Simbiosa 2011
- Jurnalistik Online, Asep Syamsul M. Romli, Nuansa Cendikia 2012
- Wikipedia
ADS HERE !!!